Jadi Dropshipping itu jasa pengiriman barang dari supplier ke pembeli
melalui perantaraan reseller. Misalnya saya mengambil 10 deskripsi dan gambar
barang dari suatu supplier, kemudian saya menjualnya dengan menawarkannya
melalui website saya atau facebook atau lainnya.
Contoh kasus: saya melihat barang di focalprice.com, kemudian saya ambil 10
barang terbaik dan menaikan harganya sebagai margin keuntungan sebesar 40%
untuk setiap barang yang dijual. Barang tersebut kemudian saya tawarkan kepada
teman di Facebook dan apabila ada teman saya yang mau membelinya maka dia akan
saya minta untuk mentransfer uang ke saya kemudian saya akan membeli barangnya
dari focalprice.com dan menyuruh focalprice.com langsung mengirimkan barangnya
kepada teman saya itu.
Perhatian !!! Dropshipping tidak sama dengan
makelar !!!
Perbedaan mendasar antara dropshipping dengan makelar adalah anonimitas
pengirim barang, atau sederhananya supplier yang mengirimkan barang ke pembeli
akan menuliskan bahwa pengirimnya adalah reseller yang bersangkutan, bukan
supplier, sehingga apabila suatu saat pembeli ingin membeli barang lagi maka
dia tidak bisa secara langsung mengetahui supplier melainkan melalui reseller.
Gambarannya gini gan biar ada bayangannya
Kelebihan berbisnis
dropshipping (+)
* Tidak perlu modal untuk membeli barang karena pembelian baru dilakukan
apabila ada permintaan;
* Tidak perlu gudang & inventori;
* Memiliki pelanggan sendiri karena pembeli tidak mengetahui bahwa saya
melakukan metode dropshipping, sehingga tidak khawatir kehilangan pembeli
tetap, misalnya kalau si pembeli mau beli lagi maka pada pembelian berikutnya
dia akan beli lagi lewat saya.
Kekurangan berbisnis dropshipping (-)
* Apabila supplier memiliki barang dengan stok terbatas, maka kita perlu
memantau stok supplier karena jika stok habis dan ada permintaan maka kita
harus mencari dropshipper lain yang menyediakan barang yang sama atau
mengembalikan uang yang telah dikirimkan seumpama stok benar-benar sudah tidak
ada. Untuk melakukan kontrol terhadap hal ini dibutuhkan aplikasi pengecekan
stok, misalnya Outstockchecker.
Modal untuk melakukan bisnis online
* Punya komputer + Internet atau pakai warnet
juga bisa tapi tidak direkomendasikan;
* Mau bekerja lama didepan komputer, rajin, mau
belajar dan tidak malas mencari informasi;
* Harus bisa pakai internet, minimal bisa
berkirim email dan browsing internet;
* Bisa bahasa setempat, diutamakan bisa bahasa
Inggris, tidak mesti sempurna, salah-salah grammer dikit engga apa-apa koq :P
* Rekening tabungan Bank, Kartu Kredit berlogo
Visa atau Master card untuk bisa bertransaksi Internasional;
* Uang secukupnya (tergantung jenis bisnis
onlinenya)
Jadi Dropshipping itu jasa pengiriman barang dari supplier ke pembeli melalui perantaraan reseller. Misalnya saya mengambil 10 deskripsi dan gambar barang dari suatu supplier, kemudian saya menjualnya dengan menawarkannya melalui website saya atau facebook atau lainnya.
Contoh kasus: saya melihat barang di focalprice.com, kemudian saya ambil 10 barang terbaik dan menaikan harganya sebagai margin keuntungan sebesar 40% untuk setiap barang yang dijual. Barang tersebut kemudian saya tawarkan kepada teman di Facebook dan apabila ada teman saya yang mau membelinya maka dia akan saya minta untuk mentransfer uang ke saya kemudian saya akan membeli barangnya dari focalprice.com dan menyuruh focalprice.com langsung mengirimkan barangnya kepada teman saya itu.
Perhatian !!! Dropshipping tidak sama dengan makelar !!!
Perbedaan mendasar antara dropshipping dengan makelar adalah anonimitas pengirim barang, atau sederhananya supplier yang mengirimkan barang ke pembeli akan menuliskan bahwa pengirimnya adalah reseller yang bersangkutan, bukan supplier, sehingga apabila suatu saat pembeli ingin membeli barang lagi maka dia tidak bisa secara langsung mengetahui supplier melainkan melalui reseller.
Gambarannya gini gan biar ada bayangannya
* Tidak perlu modal untuk membeli barang karena pembelian baru dilakukan apabila ada permintaan;
* Tidak perlu gudang & inventori;
* Memiliki pelanggan sendiri karena pembeli tidak mengetahui bahwa saya melakukan metode dropshipping, sehingga tidak khawatir kehilangan pembeli tetap, misalnya kalau si pembeli mau beli lagi maka pada pembelian berikutnya dia akan beli lagi lewat saya.
Kekurangan berbisnis dropshipping (-)
* Apabila supplier memiliki barang dengan stok terbatas, maka kita perlu memantau stok supplier karena jika stok habis dan ada permintaan maka kita harus mencari dropshipper lain yang menyediakan barang yang sama atau mengembalikan uang yang telah dikirimkan seumpama stok benar-benar sudah tidak ada. Untuk melakukan kontrol terhadap hal ini dibutuhkan aplikasi pengecekan stok, misalnya Outstockchecker.
Modal untuk melakukan bisnis online
* Punya komputer + Internet atau pakai warnet juga bisa tapi tidak direkomendasikan;
* Mau bekerja lama didepan komputer, rajin, mau belajar dan tidak malas mencari informasi;
* Harus bisa pakai internet, minimal bisa berkirim email dan browsing internet;
* Bisa bahasa setempat, diutamakan bisa bahasa Inggris, tidak mesti sempurna, salah-salah grammer dikit engga apa-apa koq :P
* Rekening tabungan Bank, Kartu Kredit berlogo Visa atau Master card untuk bisa bertransaksi Internasional;
* Uang secukupnya (tergantung jenis bisnis onlinenya)


0 comments:
Post a Comment